About these ads
Beranda > Buah Hati > Nama Populer Anak Perempuan CHINA dan Artinya

Nama Populer Anak Perempuan CHINA dan Artinya

ChinaBerikut adalah daftar nama-nama bayi perempuan populer di Cina.

Seperti diketahui, populasi negara ini adalah terbanyak didunia, diperkirakan lebih dari 1.3 milyar jiwa menurut sensus 2011. Dari angka tersebut terdapat 637 juta lebih adalah wanita.

Dengan jumlah penduduk yang sangat banyak, tidak heran bila saat ini China menerapkan "one child policy" atau satu anak untuk satu keluarga.

China terbagi menjadi 22 provinsi, dengan kota-kota besar dan padat penduduk meliputi Beijing, Tianjin, Shanghai (terbesar), dan Chongqing.

NAMA Perempuan ARTI (Indonesia dan Inggris)
AH CY (阿赛扬) indah (lovely)
AH KUM (阿琴) bagus seperti emas (good as gold)
AN (一个) damai (peace)
AI (嗳) mencintai (loving)
BAO (木材) harta kekayaan (treasure)
BAOZHAI (宝斋) benteng kekayaan (stockade of treasures)
BIYU (碧玉) jasper, batu mulia (jasper, the precious stone)
CHAO-XING (朝兴) bintang pagi (morning star)
CHANGCHANG (长长) berkembang (flourishing)
CHANGPU (江浦) Selamanya sederhana ()
CHANGYING (江阴) berkembang dan berkilau (flourishing and lustrous)
CHEN (陈) pagi (the morning)
CHENGUANG (晨光) kemuliaan pagi hari (morning glory)
CHUN (春) musim semi (springtime)
CHUNHUA (淳化) bebungaan pada musim semi (spring flowers)
CHUNTAO (春桃) persik pada musim semi (spring peach)
CUIFEN (黄翠芬) wewangian zamrud (emerald fragrance)
DAIYU (黛玉) batu giok hitam (black jade)
DONGMEI (冬梅) adik dari timur (younger sister east; or, winter plums)
CHOW (周) musim panas (summer time)
EHUANG (娥皇) Keindahan-Agustus, cahaya peri (beauty-august)
FAN (风扇) Duniawi fana (mortal)
FANG (方) menyenangkan, tanaman harum (agreeable; fragrant plants)
FENFANG (芬芳) wangi bunga, aromatik, tumbuhan (fragrance of flowers, herbs)
GUANG (广) cahaya, kemuliaan (light, glory)
HONG (香港) merah (tanda keberuntungan) (red (sign of good luck))
HUALING (华凌) Subur fu-ling (herbal) (flowery tuber)
HUAN (欢) sukacita, kepuasan (joy, satisfaction)
HUIAN (惠安) mewajibkan dan tenang (obliging and quiet)
HUIFANG (慧芳) baik dan harum (kind and fragrant)
HUILING (赵慧玲) dentingan batu giiok yang bijak (wise jade tinkling)
HUIQING (回青) keberuntungan liberal (liberal good luck)
JIA (方法) baik, keberuntungan (good, fine, auspicious)
JIAO (角) halus, lembut, indah (delicate, tender, beautiful)
JIAYI (嘉义) yang menguntungkan (auspicious one)
JIAYING (嘉应) baik dan pintar (good and clever)
JIE (杰) kebersihan (cleanliness)
JING FEI (静妃) Masih wangi (quiet not)
JINGHUA (京华) bunga bawang (leek flowers)
JINJING (金晶) terang, jelas, kristal (bright, clear, crystal)
JU (菊) Krisan
JUAN (约翰) keanggunan (graciousness)
LAN (区域网路) anggrek (orchid)
LANFEN (兰芬) anggrek wangi (orchid fragrance)
LANYING (蓝鹰) batu kuarsa biru (blue glitter, or blue quartz)
LI (李) tegak lurus (upright)
LIFEN (王利芬) pintar dan wangi seperti bunga (clever and fragrant like flowers)
LIHUA (利华) indah dan elegan (beautiful and elegant)
LIJUAN (杨丽娟) indah dan lembut (beautiful and soft)
LILING (醴陵市) kilauan bunga melati putih (white jasmine tinkling)
LIN (佩林) perhiasan yang indah (beautiful jade)
LING (凌) pintar, cerdas, spiritual (clever; intelligent, spiritual)
LIQIN (丽琴) kecapi yang indah (beautiful harp, lute or zither)
LIQIU (立秋) musim gugur yang indah (beautiful autumn)
LIU (刘) berbunga (the willow)
LULI (何鲁丽) melati berembun (dewy jasmine)
MEI (可能) permata merah (a red gem)
MEIFEN (镁粉) aroma indah (plum fragrance)
MEIFENG (李玮锋) angin indah (beautiful wind)
MEIHUI (美惠) kebijaksanaan yang indah (beautiful wisdom)
MEILI (梅里) cantik dan anggun (beautiful and graceful)
MEILIN (梅林) bakau indah (plum grove)
MEIRONG (张美荣) wajah indah cantik (beautiful countenance)
MEIXIANG (梅香) indah wangi (beautiful fragrance)
MEI XIU (美秀) anugerah indah ( beautiful grace)
MINGXIA (明霞) bersinar terang ()
MINGZHU (明珠) mutiara terang berkilau (bright pearl)
NING (翼) istirahat, ketenangan (rest, tranquility)
NIU (牛) seorang gadis (a girl)
NÜ YING (女英) bunga wanita (female flower)
O-HUANG (O-黄) Keindahan-Agustus (beauty-august)
PEIZHI (培植) hormat (respectful)
QI (气) menakjubkan (wondrous)
QIANG (强) mawar merah (red rose)
QIAO (乔) tinggi, bercita-cita, bangga (high, aspiring, proud)
QIAOLIAN (俏脸) pintar selalu (clever always)
QING (清) langit biru (sky blue)
QINGGE (庆阁) menyukai tembang (love song)
QINGLING (庆铃) tahun beruntung (lucky years)
QINGZHAO (李清照) pemahaman yang jelas (clear understanding)
QIU (邱) musim gugur yang indah (Autumn)
QIUYUE (秋月) bulan pada musim gugur (Autumn moon)
RONG (错误) kehormatan, kemuliaan (honor, glory)
RUOLAN (若兰) seperti anggrek (like an orchid)
SHAN (山) berbudi luhur, ringan (virtuous, mild)
SHU (舒) murni; saleh (pure; virtuous)
SHUANG (SHUANG) hidup ceria (lively cheerful)
SHUCHUN (树春) keindahan yang murni (pure beauty)
SONG (SONG) pohon pinus (pine tree)
SUYIN (素音) Polos atau tanpa hiasan suara (simple sounding)
TING (婷) mempertahankan (sustaining)
TUNG-MEI (5月通) musim dingin yang indah (winter plums)
WEN (文) hangat, ramah (warm, genial)
WENLING (温岭市) kilauan batu giok (mild jade tinkling)
WENQIAN (文谦) halus dan sederhana (refined and modest)
XIA (夏) langit merah (a halo, vapour; red sky)
XIANG (项) wangi, dupa (fragrant, incense)
XIAODAN (朱小丹) menyingsing fajar (little dawn)
XIAOFAN (张小凡) umum sedikit (little ordinary)
XIAOHUI (晓惠) sinar mentari pagi (morning sunlight)
XIAOLI (小丽) intelektual (intellectual)
XIAOLIAN (炼) yang sedikit kasih sayang (little compassionate one)
XIAOLING (吴晓灵) kilau batu giok yang mungil (little jade tinkling)
XIAOQING (小青) diberkati dengan kecerdasan (blessed with intelligence)
XIFENG (西峰) burung phoenix yang berkembang (flourishing phoenix)
XINGJUAN (幸娟) beruntung dan indah (lucky and beautiful)
XIU (秀) baik, indah (fine, beautiful)
XIULAN (秀兰) anggrek yang indah (beautiful orchid)
XIURONG (修容) kemuliaan yang indah (beautiful glory)
XIUYING (秀英) bunga indah (beautiful flower)
XUE (薛) salju (snow)
YA (已经) elegan, belajar, murni (elegant, learned, pure)
YAN (颜) cantik atau menelan (swallow (the bird))
YANMEI (兖煤) menyanjung dan menggoda (flattering and seductive)
YANYU (烟雨) batu giok (swallow jade, or, Yan jade)
YING (付款) pintar (clever)
YINGTAI (英泰) bunga utama (flower eminent)
YU (于) giok, atau, hujan (jade, or, rain)
YUAN (元) asli (original)
YUANJUN (元君) dewi atau putri, penguasa sungai Yuan (Yuan River ruler)
YUE (岳) bulan (moon)
YUN (云) awan (clouds)
ZHEN (震) Yang ditujukan untuk suami
ZHENZHEN (真真) sangat berharga (very precious)
ZHILAN (芝兰) bunga anggrek (iris orchid)
ZHU (朱) merah (tanda keberuntungan) (vermilion, red)
ZONGYING (宗瑛) mengikuti bakat (following talent)

Selain kumpulan nama bayi perempuan diatas, untuk nama laki-laki China dan artinya silakan baca disini.

About these ads
  1. Wu King
    16 April 2014 pukul 21:39 | #1

    Daftar nama-nama bayi untuk Mandarin adakah disini?

  2. icia Ling
    11 April 2014 pukul 19:19 | #2

    Emang lw udh pernah ke cina? Sampai bisa ber argument seperti itu?ya qlo emang menurut lo kebudayaan tionghoa sampai di ekspose besar2an karna kita org tidak terkontaminasi dengan kebudayaan luar seharus.a lw bisa lihat contoh dari kita,kenapa lw org indonesia yg tinggal di indonesia and asliii org pribumi knp gak bisa buat seperti kita ekspose besar2an?itu kan terbukti bahwa org indonesia sendiri banyakan sudah terkontaminasi dengan kebudayaan luar negeri ,dan sibuk sendiri?persatuan lw makin lemah karna kebudayaan luar,contoh bnyk org pribumi yg tergila2 dgn korea,ikut2an gaya.a sorry nih qlo agak gak nyambung karna lw gak nyambung dan gw akan bahas,skrg lw lebih baik urusin saudara2 lw sendiri tuh yg ikut2an aksi anarkis keg di luar negeri yaitu GENG MOTOR anak masih duduk di bangku SMP aja udh terkontaminasi dengam kebudayaan luar,buat resah warga bunuh2 saudara2.a sendiri menjarah supermarket2,dsb.seharus.a qlo lw mau ngomong liat negara nd saudara2 pribumi lw itu udh bener belum?pengemis di mana2 itu kan malu2in bangsa indonesia akibat saudara2 pribumi lo itu,walaupun gw keturunan org tionghoa gw cukup prihatin lihat org pribumi di indonesia seperti itu,bukan kita org tionghoa gak peduli terhadap hal itu,skrg gw tanya apa ada org tionghoa yg cari gara2 di indonesia?apa ada yg jadi pengemis di indonesia?apa ada yg mencuri atau merampok di indonesia?apa ada yg korupsi di indonesia?apa ada warga tionghoa yg mencemarkan nama baik indonesia?yg ada org pribumi yg selalu cari gara2 am org tionghoa,org tionghoa gak pernah usik2 pribumi tapi karna org pribumi merasa hebat keg lw gini,cari2 gara2 sama org tionghoa,harus.a nama lw jangan wendy itu nama org luar harus
    a lw pakai nama sukinem ok…lw qlo mau ngomong liat2 dlu nama lw aja udh terkontaminasi sok2 mau jadi patriot indonesia

  3. icia Ling
    11 April 2014 pukul 15:14 | #3

    To wanda,yg sok pintar nd sok tau lo kenapa nyambung2nya ke budaya nd ras??helloww…kasian sih lo dulu penjajahan belanda makan.a kulit singkong jadi begok.a gk ke tolong lagi hahaha,,jadi cewek yg intelleg dikit donk lo tuh keg “jaka sembung bawa golok ,, gak nyambung goblok”nih gw kasih tau ya cewek dongo pertama tiongkok itu sebutan untuk warga negara asli dari dataran china,kedua tionghoa itu adalah sebutan untuk peranakan atau keturunan chinese yg lahir bukan di negara china ,nd yg ketiga tulisan.a bukan chayna ,tapi china,,eh cedong(cewek dongo)emang diri lo sendiri udah paling hebat nd perfect?skrg gw tanya qlo lw ngomongin soal budaya gw rasa juga lo udah terkontaminasi dengan budaya korea,qlo menurut lw begitu berarti lw org munafik jelek2in org tionghoa nd china tapi barang buatan china lw masih pakai nd beli,gw yakin di rumah lw entah rice cocker atau alat2 apa ada yg made in china atau barang buatan luar negeri lainnya,,harus.a lw kembali ke jaman dulu yg gk pakai alat2 elektronik ..sadar woiii tanpa org china lw juga madesuuu,,gak akan maju ,,dan lw bisa bilang pakai batik lw sendiri apa tiap hari pakai batik atau kebaya?? Kasian lw jadi cewek ,terus soal bahasa apa harus hafal semua bahasa di indonesia? Gila lo ya ?ya kali setiap gw merantau atau landing di daerah org gw harus bisa bahasa yg gw rantau?lw punya otak jangan cuma di pajang donk tapi di gunain buat mikir,,terus soal budaya,itu kn hak org masing2 ,masa lw org jawa terus lw tinggal di batak lw harus ikutin budaya batak?sedangkan budaya jawa lw di tinggalin terus lw biasa pake bahasa jawa pas tinggal di batak pakai bahasa batak gitu maksud lw?berarti lw labil donk ?hahaha kasian jawa lw di lupakan,nah skrg gw ganti haluan qlo lw merasa patriot indonesia lw protes am guru lw dulu lw kan sekolah harus.a lw protes kenapa harus ada pelajaran bahasa inggris!!bukan.a itu bahasa org yg udah menjajah lo?protest sana am presiden lo atau protes sama nyokap lo kenapa lo lahir dengan keadaan dongo lo itu hahha kasiann,,lw kalo punya mulut hati2, lw sama juga keg teroris merusak kedamaian orang,setau gw gak ada ya agama yg mengajarkan jelek keg lw gini,lw lahir dari agama mana?gak punya agama ya?soal.a lw menjelek2an ras nd suku org lain..keg diri lw bener aja,gw rasa si wanda ini manusia zaman purba yg belum punah,kita punahkan sama2yuk hahahahhaa

  4. jimmy
    10 April 2014 pukul 10:13 | #4

    saya sangat tidak setuju sama komentar wanda

  5. gerey
    6 Februari 2014 pukul 12:57 | #5

    buat wanda loe perbanyak makan aja jangan perbanyak omongan
    loe sembarangan makan kek anj*ng gpp, jangan sembarangan ngomong okee

  6. 10 Januari 2014 pukul 19:34 | #6

    buat Wanda tolong deh jangan comment yg ga penting! gw Tionghoa dan gw SANGAT BANGGA! lagian serah gw lah mw pake baju apa bukan urusan lo! lagian kl lo rayain hari besar agama lo juga lo besar”in !! Pak Gus Dur juga udh nge”sah”in Imlek.. so, apa masalah lo? ngerasa ditindas sm orang” Tionghoa? atau lo ngiri sama orng Tionghoa karena kita lebih dibanding lo? HAHAHA kasian bgt lo

  7. Dini Dee
    11 November 2013 pukul 23:00 | #7

    . Wanda@ Kmu ngomong apa sih kok saya gak nyambung ya , mmm sbnrnya saya yg gk nyambung apa kmu yg gk nyambunggg … ! , hehehe ,

  8. 19 Oktober 2013 pukul 02:16 | #8

    wanda@….,tak sepantasnya kamu tulis komen kayak gitu,
    All@………. nggak usah di ladeni.

  9. pratama
    17 Oktober 2013 pukul 23:58 | #9

    Nama yg paling kuingat tentunya Meihua 美花 cos itu nama yayangku hehe…. artinya beautiful flower :)

  10. 25 Juli 2013 pukul 13:43 | #10
  11. cina top
    4 Juli 2013 pukul 15:25 | #11

    Menurut China Whisper, berikut ini 25 nama paling populer di China bagi perempuan.

    Dalam kurung menunjukkan artinya, sedangkan angka dibelakang adalah jumlah total wanita yang memiliki nama yang sama.

    1. 王芳 Wang Fang (harum semerbak) – 268.268 orang
    2. 王秀英 Wang Ying Xiu (elegan / berani) – 246737
    3. 李秀英 Li Ying Xiu (elegan / berani) – 244.637
    4. 李娜 Li Na (elegan) – 244.223
    5. 张秀英 Zhang Xiu Ying (elegan / berani) – 236.266
    6. 张敏 Zhang Min (Cepat) – 233.708
    7. 李静 Li Jing (Tenang) – 232.686
    8. 张丽 Zhang Li (Indah) – 232.533
    9. 王静 Wang Jing (Tenang) – 231.914
    10. 王丽 Wang Li (Tenang) – 226.724
    11. 张静 Zhang Jing (Tenang) – 221.483
    12. 李敏 Li Min (Cepat) – 213.606
    13. 王敏 Wang Min (Cepat) – 213.603
    14. 刘洋 Liu Yang (Samudra) – 199.642
    15. 王艳 Wang Yan (glamor) – 194.371
    16. 李娟 Li Juan (Indah) – 187.701
    17. 张艳 Zhang Yan (glamor) – 181.752
    18. 李艳 Li Yan (glamor) – 176.676
    19. 王娟 Wang Juan (Indah) – 171.785
    20. 王秀兰 Wang Xiu Lan (anggrek elegan) – 166.111
    21. 李霞 Li Xia (awan kemerahan) – 165.189
    22. 刘敏 Liu Min (Cepat) – 164.133
    23. 李丽 Li Li (Indah) – 162.497
    24. 李桂英 Li Gui Ying (nama pahlawan) – 153.218
    25. 刘芳 Liu Fang (Wangi) – 152.189

  12. veronica
    23 Juni 2013 pukul 23:37 | #12

    woi mau cr nama ponakan aq ksh nama cina apa ya…soalnya nama nya cakep2 jadi pusing gue mau ksh nama ponakan aq

  13. darwin
    10 Juni 2013 pukul 17:51 | #13

    hahahaaaa… wanda??? nama u keren?? pantat monyet wkwkw…. sirik aja loe ama org tionghua yg sukses.. u kerja yg rajin,biar bisa makan,

  14. faisal
    25 Mei 2013 pukul 13:08 | #14

    HEI PARA …(deleted)

  15. SUPARMAN
    19 Mei 2013 pukul 14:58 | #15

    KAU WANDA ANAK P….K A….G JANGAN SAMPAI KETAHUAN AMA GUA DI MANA ALAMAT LU TINGGAL BAKAL GUA ******** LU INGAT BAIK-BAIK WANDA MEMANG B…I A….G WANDA.

  16. Zaku
    4 Mei 2013 pukul 05:15 | #16

    hahahaha…. wanda, pemikiranmu itu subjektif banget, kenapa? ada dendam pribadi ya?

    jangan dilayani! ini provokasi… kita semua yg lahir di negara Indonesia ya orang Indonesia, terserah mau dari agama, suku atau ras apa aja, yg penting satu tanah air yaitu Indonesia… ingat semboyan negara kita kan??? Bhineka Tunggal Ika…

  17. lufi dian prayogo
    17 April 2013 pukul 22:58 | #17

    aku lufi nomer hpnya 085759733436 utk bertmn tanks ya

  18. Dea (Katou Yumi)
    28 Maret 2013 pukul 22:18 | #18

    tau’ tuuuh Wanda K*MPRET!!! BANGS*T lu !!! Sii*alllaannn!!
    Membela negara Tionghoa, Negara lu tuhhh INDONESIA!!
    tw yg d pkirin,, lu mkirin TIONGHOOA d*dikno !!

    oooo…
    kalau post koment tuchh d pkir dlu..
    jgn asal nulis PRET K*MPREEET !!!

  19. MICHAEL
    4 Februari 2013 pukul 00:22 | #19

    lagi asyikk nyari nama buat anak gue, eh ketemu komentar wanda K*MPRET . buat rusak suasana aja…….s*alan lu wanda K*MPRET….

  20. MICHAEL
    4 Februari 2013 pukul 00:18 | #20

    Wanda, kalo ada orang yg berpendidikan dan berwawasan luas, harus bisa membedakan antara orang cina warga negara cina dengan orang keturunan cina berwarga negara indonesia. Anda tau beda nya ???? beda hari raya waisak dengan imlek ??? tau bedanya ??? waisak adalah hari besar agama buddha, baik dia org tiong hua,jawa,batak,siapa saja yg menganut agama buddha. Kalo imlek adalah tradisi perayaan dari keturunan cina, dan dirayakan oleh siapa saja yg memiliki tradisi tionghua baik beragama buddha,kristen ,islam ataupun hindu. Jadi ini adalah tradisi kami,
    keluarga anda juga memilki tradisi bukan ??? Apakah anda harus malu dengan tradisi keluarga anda yg turun temurun ??? Bagaimana perasaan anda kalo tradisi suku anda di hina org lain ???
    MAKANYA KALO MAU KASIH KOMENTAR ITU PAKE OTAK !!!!!!!

  21. amanda putri desantia
    3 Februari 2013 pukul 20:34 | #21

    namanya ga ngerti………………………….. susah dibaca

  22. resa
    23 Desember 2012 pukul 08:42 | #22

    Wanda@ walaupun saya bkan keturunan tionghoa (melainkan org madura) tdk prnh mendapati org keturunan tionghoa yg sperti anda ktakan. Jadi klo anda merasa org tionghoa itu spt yg anda bicarakan itu artinya anda yg duluan bersikap tdk baik trhadap mreka. Lagipula kita ini semua saudara kan?

  23. hendra wi
    3 Desember 2012 pukul 08:53 | #23

    kepada Yth. Wanda.. anda terlalu cepat memberi penilaian, ya anda mencari banyak informasi tentang Tionghoa Indonesia.. tapi apakah anda sudah melakukan riset nyata?????? mencoba untuk melakukan hubungan pertemanan dg kami ???
    ya memang ada Tionghoa Indonesia yg masih kolot (kami menyebutny dg: totok).. tapi banyak juga yg dari kami yg punya teman dari berbagai etnis, seperti jawa, ambon, flores, papua, batak, dayak, dll…. dan perbedaan kultur ini bukan hal yg menjadi masalah kami, kami malah suka bercerita tentang tradisi kami masing2….
    Nb: semua orang sama, memang ada Tionghoa Indonesia yg enggan untuk berbaur, tapi juga ada dari suku jawa yg enggan berbaur dg kami, dengan yg berasal dr suku indonesia timur, dll……
    jangan menjadikan penilaian anda ke beberapa orang sebagai sebuah “JUDGE” kepada semua orang..
    bukakah negara kita binekha tunggal ika ???? apa kami orang Tionghoa Indonesia tidak boleh bangga terhadap tradisi kami??? seperti orang jawa bangga dengan tradisi nya??? .. seperti orang arab-indonesia yang juga bangga dg tradisinya???? seperti orang india-indonesia yg bangga dg tradisinya??? seperti orang bali yg juga sangat bangga dg tradisinya??????
    menjadi dewasa dalam berbangsa dan bernegara itu penting.. God bless you

  24. SR
    17 November 2012 pukul 22:03 | #24

    Wanda, I’m very disappointed with your view as Indonesian woman. I grew up in Indonesia and live in Sydney since teenage. I’m a mix of various culture (Chinese, Ambon, Dutch). My oma speaks both Indonesian and Sundanese coz oma used to live in Bandung. She speaks very fluent Sundanese mix with Indonesian and sometimes Dutch with Opa (when he still alive) and her friends. In terms of culture, we still embrace Chinese culture but we also embrace Indonesian culture and Dutch culture (Oma’s cooking etc). My dad is a mix of Ambon and Chinese. My dad is dark skin with Afro hair (Kribo) and my mum is a mixture of Chinese and Dutch (She’s white). Despite all this mixing, I’m proud as Indonesian and I love authentic Indonesian foods more than Chinese foods. I love sambal, pete, semur jengkol, lalapan etc.

    What I’m pointing out here is we meant to embrace the mixing culture wherever we live and not projecting racism. I believe everyone is equal in God’s eye. People like you is an embarrassment to the “world”.

    At the end of the day Wanda is not about Cina or TiongHoa or Chinese, its about your “heart”. You being kind and caring to others and get to know people more. Don’t just judge and generalise if in case you may have been hurt by Chinese descent. If you go out more, you’ll find out different people have different character and its a mixture of personalities rather than the race it self.

    Peace Wanda and please no more racism, no more hatred – Look it as we all the same human being and one day we all going to the same “graveyard” wherever we are and all that counts is merely the “heart”, the “love” :) :) :)

  25. edi sanggar
    2 November 2012 pukul 15:13 | #25

    Wanda b*j*ngan kau kalau kau ngak senang dgn orang cina bagus kau protes sama Allah S.W.T kenapa menciptakan berbagai macam suku, agama, warna kulit, berbagai kepercayaan bagus ciptakan manusia 1 suku 1 agama 1 warna kulit sama jadi semua bentuk sama, memang dasar wanda anak l*nte ngak tau diri, mungkin wanita m*rahan seperti wanda ini ngak pernah sekolah maka jadilah wanda sebagai wanita paling kolot di RI.

  26. M.Sholehan
    2 November 2012 pukul 15:03 | #26

    Wanda l*nte memang orang dasar munafik kau ini bagusnya tinggal di hutan aja bisa tinggal 1 suku 1 agama di hutan dari pada kau a*j*ng wanda tinggal di kota dasar b*bi a*jing p*ntek kau wanda saya orang muslim tapi pikiran ngak kolot seperti kau wanda a*jing jangan kau wanda mencoreng nama orang m*slim.

  27. Netral
    15 Oktober 2012 pukul 13:04 | #27

    Untuk Wanda yang Pintar dan berwawasan tinggi.!

    Misal kl anda orang Indonesia asli dengan status keturunan Suku X (kl bs menjamin 100% DNAnya) terus anda tinggal di Jerman karena buyut pernah migrasi pada tempo doloe dgn berbagai sebab.
    Apakah bisa meninggalkan 100% identitas seluruh kesukuan anda? contoh penggunaan bahasa, tradisi,makanan, dll.

    Soalnya Anda mau ikut2an 100% jadi orang Jermanpun tetap dianggap sebagai Orang Jerman keturunan Indonesia,sampai pake batikpun males krn merasa harus totalitas jadi Jerman sepenuhnya.
    Yang pasti bisa dijamin status nasionalis anda 100% sebagai Warga Negara Jerman.

    dan tiba2 ada seorang Wanda lain versi Jerman yang berkoment persis (hanya kata Cina diganti dengan suku X dari Indoenesia). bagaimana respon Anda?

    Intinya tiap suku punya identitas masing2, dan hal itu bukan menjadi jurang pemisah tapi menambah keanekaragaman budaya.
    Apakah WNI keturunan Arab atau India juga tidak boleh menggunakan bahasa dan adat istiadat mereka ?? (jgn dikaitkan dengan agama)

  28. Veronica
    1 Oktober 2012 pukul 16:35 | #28

    @ wanda….kasihan kali kamu itu, hidup di jaman modern tp pemikiran kamu masih kayak pemikiran org primitif….!!!

  29. 15 September 2012 pukul 22:57 | #29

    wanda, judge, from ur word.
    if u not fix ur thinking.
    when u die..
    i sure u’ll never get rein again.
    trust me.

  30. Tan Lijuan
    6 September 2012 pukul 20:56 | #30

    @wanda : tionghoa itu RAS. Jdi jangan banding2 kan dengan lain2 nya.disini bahas ras tionghoa bukan bahas arab. Jdi kalo emng kmu bisa bersikap nasionalisme,hargai ras tionghoa. Kalau kamu hanya ingin mencerca Tionghoa,sadari dulu bagaimana kalau arap juga dicerca dengan Tionghoa.
    Tanpa org Tionghoa,Arab pun juga tidak akan maju. Obat2 banyak dari tionghoa.
    Dasar picik banget km wanda!!!

  31. chun hoa
    25 Agustus 2012 pukul 19:13 | #31

    @wanda kamu takut dgn tionghoa tp kamu mengagungkan arab,kamu sendiri orang ind tp segalany niru arab,yg perlu diragukan itu kamu hidup di ind tp hati arab

  32. 22 Agustus 2012 pukul 16:50 | #32

    herin yen…: tulisan kamu benar… memang begitulah situasi di negri ini…banyak faktor kenapa mereka sinis dan memicingkan sebelah mata bila mereka mendengar ataw melihat china…sebetulnya mereka itu tidak punya alasan yg dapat dijadikan pedoman untuk itu… mereka sinisme dan cemburu sosial hanya itu. bangsa cina ada diindonesia lebih dulu dari bangsa2 lain bahkan cina lebih dulu ada diindonesia daripada bangsa arab. (saya tahu sejarah china diindonesia dari bangsa mongol dan lainnya…sempai berjaya diindonesia) bahkan seorang wali ada yg berasal dari china (sy tk ingin menyebutkan)…dan sampai sekarang peninggalan2 cina banyak disini… konon suku Betawi di tanggerang dan sekitarnya dulunya banyak yg keturunan china..dikalimantan juga keturunan kental kerajaan mongol..di semarang dulu juga di duduki seorang raja yg bernama jendral chengho…sampai ahirnya konon dy memeluk islam…**

  33. sheila
    26 Juni 2012 pukul 23:07 | #33

    Wanda is the most stupid woman in this world that I ever known. Coz talking without thinking. Mgkn slama ini tinggal di hutan jd gk tau perkmbangan suku di Indon..jd pikirannya picik n budu melulu..cpd liat cwek kyk eloe…

  34. herin yen
    12 Juni 2012 pukul 21:39 | #34

    Liong A Chuan :
    Wanda dari postingan loe z dah kebaca loe tu pingin memecah belah bangsa..
    dasar munafik loe,klo ga ada orang cina mana maju negara kita…
    Loe tau ga sebenarnya jadi orang minoritas itu susah,gue orang cina pake nama cina bikin ktp aja susah,dipersulit kudu ada pemutihan lah,ganti nama ke indonesia aja kudu lewat persidangan,,,tapi gpp..biarpun gue jelek tapi gue bangga jadi orang cina tapi hati gua INDONESIA karena disini gue lahir,disini gue besar..

    ya saya dukung meskipun ayah ku jawa kental dan buyut dari mamaku masih ada campuran tinghoa nya kami bangga punya dua kebribadian/budaya jawa dan tiongoa,,,

  35. sari nur fitri
    5 Juni 2012 pukul 18:22 | #35

    aq nggk tau nma china aq! hmhmhmhm :(…………………………………………………………

  36. wawa mutiara
    5 Juni 2012 pukul 18:20 | #36

    ihh snang deh punya nama meili yg artinya indah senang sekali hatiku ber bunga bunga

  37. diah rahmadhanty d
    5 Juni 2012 pukul 18:18 | #37

    wede iiiiiii hore nama china gue tu ruolan yg artinya seperty anggrek ii kren

  38. alien
    26 April 2012 pukul 21:01 | #38

    sudahlah ga usah bertengkar, kita semua orng indonesia..harus bersatu ga peduli dari mana asal suku bangsanya. aku orng jawa tp kakek buyutku doang dl keturunan arab sedangkan istri blasteran china jawa, papa, kakek dan neneknya orng tionghoa asli tp kita semua dah membaur jd rakyat indonesia dan memakai kebudayaan indonesia, ga peduli dari mana yg ptng rukun.

  39. 추현 사랑 혁재
    13 April 2012 pukul 12:01 | #39

    AiyNeed Love’u :
    kok ak ada tulisan kanji cina.nya ???? tolong kkasih dong !!!

    bahasa Jepang atau kanji itu termasuk bahasa turunannya China……
    kenapa begitu? karena negara TERTUA di DUNIA itu CHINA!!!!! jadi wajar aja kalau ada beberapa negara yang mengutip beberapa bahasa mereka.

  40. delinskyl zee
    27 Februari 2012 pukul 16:58 | #40

    terima kasih ya…atas bantuannya

  41. 24 Februari 2012 pukul 16:21 | #41

    untuk wanda,jd manusia jgn terlalu picik.tionghua hanyalah sebutan utk suku &kami suku tionghua sdh lahir &besar di indonesia meskipun suku kami tiong hua tp kami tetap kewarga negaraan indonesia &kami trs berjuang utk kemajuan bangsa.l bayangkan aja klu di indonesia gak ada pengusaha tionghua apa msh ada perekonomian spt hari ini?mgkn l jg udah mati kelaparan…
    masalah budaya kergaman budaya adalah suatu seni tersendiri di indonesia mng mesti dibawas sedemikian rumit?orang yg pemahaman agama nya dangkal & munafik yg berpikiran picik…apakah agama ada mengajarimu utk berpikiran picik?

  42. Liong A Chuan
    13 Februari 2012 pukul 12:48 | #42

    Wanda dari postingan loe z dah kebaca loe tu pingin memecah belah bangsa..
    dasar munafik loe,klo ga ada orang cina mana maju negara kita…
    Loe tau ga sebenarnya jadi orang minoritas itu susah,gue orang cina pake nama cina bikin ktp aja susah,dipersulit kudu ada pemutihan lah,ganti nama ke indonesia aja kudu lewat persidangan,,,tapi gpp..biarpun gue jelek tapi gue bangga jadi orang cina tapi hati gua INDONESIA karena disini gue lahir,disini gue besar..

  43. 10 Februari 2012 pukul 15:18 | #43

    sy stuju dgn komen mas youngky

  44. youngky
    9 Februari 2012 pukul 23:49 | #44

    Untuk Wanda, yang komen pada tanggal 4 Februari 2012 pukul 11:05;

    Saya hargai pemikiran anda tentang kami keturunan TIONG HOA. Dan saya harus mengkoreksi tulisan anda.
    Banyak dari kami TIONGHOA membaur dengan masyarakat pribumi, begitu juga sebaliknya. Hanya segelintir orang yang berpikiran kolot seperti anda WANDA saja yang memaklumi hal2 seperti itu sebagai hal yang dibesar – besarkan dan terlihat memperkeruh suasana dengan kami ras pendatang dan pribumi.

    Saya tidak bersebelah pihak dalam hal ini, dan saya akui ada juga segelintir TIONGHOA yang berpikiran kolot tapi tentu saja tidak semua.
    Jika anda berikukuh berpegang pada prinsip seperti itu, maka tidak ada tempat yang layak seperti ANDA didunia ini yang notabene menghargai sesama.

    TIDAK SEMUA ORANG HANYA MEMILIKI KEBURUKAN ATAU KEBAIKAN, KOREKSI DIRI ANDA DULU WANDA DARIPADA BERKOMENTAR YANG BERISI HASUTAN – HASUTAN YANG MEMECAH DAMAI SEPERTI INI.
    TERIMA KASIH PADA ANDA SUDAH POSTING BERATING RENDAHAN.

  45. Wanda
    4 Februari 2012 pukul 11:05 | #45

    Orang Cina di Indonesia ingin menghapus konotasi negartif dari perilaku para orang Cina di Indonesia yang sering melakukan perendahan martabat kepada para orang Pribumi Indonesia sejak zaman Belanda. Para Orang Cina di Indonesia merasa mereka golongan menengah yaitu diatas dari sebutan Inlander kepada bangsa Pribumi Indonesia selama itu dan bangsa Belanda saat itu sebagai bangsa tertinggi kastanya.

    Lucu yaaa, tidak keberatan jika dipanggil Chayna or Chineese, padahak sama saja. Orang Cina di Indonesia merasa dengan kemampuan mereka mendominasi ekonomi Indonesia, sudah saatnya mendikte bangsa pribumi Indonesia agar pribumi Indonesia tidak lagi menyebut Cina akan tetapi menyebut mereka dengan Tionghoa.

    Seperti saat sekarang ini setiap perayaan hari besar Cina, mereka menjadikan momentum mengekspose secara besar-besaran budaya Cina di Indonesia sehingga berkesan Cinanisasi Indonesia. Hal ini terjadi diseluruh perkotaan besar maupun kecil di seluruh Indonesia serta diekpose juga secara besar-besaran.

    Seharusnya para orang Cina di Indonesia larut lah secara akrab bersama pribumi Indonesia lalu mengadopsi budaya daerah setempat dimana dia berada. Janganlah membesar-besarkan budaya sendiri yang itu merupakan budaya asing yang dapaksakan menjadi bagian budaya di Indonesia. Pakailah pakaian Batak jika berada mukim di Batak juga bahasa Batak, pakailah budaya Jawa dan bahasa Jawa bila mukim di Jawa, pakailah budaya Sunda dan bahasa Sunda jika bermukim di tanah Sunda, pakailah budaya Makassar/Bugis jika mukim di Bugis dan seterusnya serta orang Cina menghidupkan budaya setempat pada keluarga mereka masing-masing sebagai bukti nyata larut kedalam budaya etnis bangsa Indonesia.

    Seandainya Bangsa Indonesia yang berada di Negara daerah Cina, lalu mengadakan secara besar-besaran salah satu dalam budatya Indonesia yaitu seperti budaya Padang, Budaya Sunda, Budaya Jawa, Budaya Bugis, Budaya Batak tentu akan menjadi masalah besar dan tidak akan mendapatkan izin dan akan terjadi penolakan yang sangat kuat.

    Bandingkan seperti terjadi kepada etnis Cina di Indonesia, kalau begitu, masyarakat dan pemerintah kita sangat lemah dan banyak yang tidak mengerti tentang “DOMINASI BUDAYA ASING DI INDONESIA”

    Tionghoa berasal dari kata “Zhong Hua” (baca: Chung Hua) atau yang berarti “Segala sesuatu mengenai Dataran (Negara) Pusat”. Tiongkok dipakai untuk menyebut seluruh wilayah nasional Cina.

    ARTINYA ADALAH, DENGAN MENGATAKAN ORANG CINA DENGAN “TIONGHOA” SENYATANYA ADALAH BANGSA INDONESIA MENGAKUI BAHWA WILAYAH INDONESIA ADALAH BAGIAN DARI DATARAN CINA (TIONGKOK).

    Inilah yang sangat berbahaya bagi bangsa Indonesia kedepan bila kita semua anak bangsa Indonesia mengatakan mereka itu Tionghoa.
    Maka sekarang ganti kembali TIONGHOA dengan kata CINA …..CINA…….CINA…..CINA…..CINA…..CINA.

  46. rama
    7 Januari 2012 pukul 20:12 | #46

    cool

  47. yunia puspita
    20 November 2011 pukul 14:47 | #47

    bahasa china yunia puspita siie lutcuh apa?

  48. gerald
    16 Juli 2011 pukul 19:59 | #48

    the name is very good

  49. 24 Juni 2011 pukul 12:07 | #49

    kok ak ada tulisan kanji cina.nya ???? tolong kkasih dong !!!

  50. cecilia
    20 Maret 2011 pukul 17:35 | #50

    yang disertai tulisan cinanya ada?

  51. KIIMI CHAW
    18 Februari 2011 pukul 18:19 | #51

    GOOD NAME…nama perempuan china yang bagus2 :-)

  1. 5 Agustus 2010 pukul 04:25 | #1
  2. 5 Agustus 2010 pukul 05:29 | #2
  3. 4 Desember 2010 pukul 15:19 | #3
  4. 6 Desember 2010 pukul 04:22 | #4
  5. 6 Desember 2010 pukul 05:51 | #5

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 264 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: