About these ads
Beranda > Buah Hati > Rumah Sakit Biarkan Bayi Mati Karna Uang 35 Ribu

Rumah Sakit Biarkan Bayi Mati Karna Uang 35 Ribu

Namafb.com — Seorang bayi perempuan dibiarkan meninggal di rumah sakit pemerintah hanya karna orang tua tak mampu bayar listrik inkubator sebesar Rp35 ribu.

Bayi kecil itu lahir prematur di Punjab India, pada 20 Juli 2012. Ia menderita penyakit kuning. Untuk itu diperlukan dukungan inkubator agar bertahan hidup. Selama dua hari, otoritas rumah sakit menyediakan inkubator untuknya. Tapi pada Rabu malam meminta Sanjiv Kumar, ayah anak itu, membayar 200 rupee atau sekitar Rp35 ribu untuk biaya listrik yang dibutuhkan dalam mengoperasikan inkubator.

Sanjiv Kumar berprofesi pelukis setempat, saat itu sedang sepi job, dan tidak punya uang. Pihak berwenang rumah sakit kemudian mengeluarkan putrinya dari inkubator dan beberapa jam kemudian meninggal.

"Kami memohon agar ia tetap di inkubator dan akan membayar kemudian, tapi mereka menolak," kata Kumar dikutip dari harian Hindustan Times (28/7).

Dia juga mengaku bahwa perawat rumah sakit tersebut melepaskan infus dari bayi karena tidak mampu membayar tagihan.

Sementara Sunita, ibu sang bayi mengaku: "Mereka biarkan anak kami mati. Padahal suamiku perlu waktu untuk mendapatkan uang, tapi mereka tidak perduli dan bayi itu dikeluarkan dari inkubator.."

About these ads
Kategori:Buah Hati
  1. Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 265 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: