Tentang iklan-iklan ini
Beranda > Enterteinment > Nama Kandidat Capres RI 2014 Versi JSI

Nama Kandidat Capres RI 2014 Versi JSI

NAMAFB.COM – Pingin tahu nama-nama yang dianggap pantas sebagai kandidat Capres RI tahun 2014 versi JSI? Ini dia deretan nama calon menurut hasil survey mereka. Adapun isi dari penelitiannya berupa pertanyaan "Apakah…..pantas atau tidak pantas menjadi Calon Presiden periode 2014-2019?"

Susunan nama Capres 2014 seperti berikut:

  • Prabowo (64,3 % setuju)
  • Hatta Rajasa (50,3 % setuju)
  • Aburizal Bakrie (50,1 % setuju)
  • Megawati Soekarnoputri (48,7 % setuju)

Adapun survei tersebut dihelat selama lima hari dari tanggal 17 sampai 21 Juli 2012.

Selengkapnya nama-nama Calon Presiden R.I tahun 2014 dikumpulkan dari berbagai sumber di urutkan menurut abjad:

- ABURIZAL BAKRIE: Ketua Umum Partai Golkar
- ANAS URBANINGRUM: Ketua Umum Partai Demokrat
- ANI YUDHOYONO: Ibu Negara Indonesia
- ANIES BASWEDAN: Rektor Universitas Paramadina
- DAHLAN ISKAN: Menteri Badan Usaha Milik Negara
- DJOKO SUYANTO: Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
- HATTA RAJASA: Menteri Koordinator bidang Perekonomian
- IRMAN GUSMAN: Senator dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah
- JUSUF KALLA: Mantan Wakil Presiden
- MEGAWATI SUKARNOPUTRI: Mantan Presiden
- MOHAMMAD MAHFUD: Ketua Umum Mahkamah Konstitusi
- PRABOWO SUBIANTO: Mantan Panglima Kostrad
- PRAMONO EDHIE WIBOWO: Panglima Angkatan Darat
- SRI MULYANI INDRAWATI: Direktur Pelaksana Bank Dunia, Mantan Menteri Keuangan
- SUTIYOSO: Mantan Gubernur DKI Jakarta
- WIRANTO: Mantan Panglima TNI

Menurut Anda, siapakah yang pantas memimpin negara Republik Indonesia paska pemerintahan SBY di masa mendatang?

Tentang iklan-iklan ini
  1. Mas Pri
    3 April 2014 pukul 16:25

    waduh bingung juga …….. semua calon iklannya ditv bak malaikat, ada pendukung pemberantasan korupsi padahal partainya paling korup, ada yang bilang rendah hati dan perhatian padahal dia bocorin lavindo hingga masyarakat disana menderita ……. pokoknya yang ditampili yg hebat, yang menyentuh dan yg memberi harapan.
    Tapi semoga yg jadi yang benar2 nawaitunya lurus, tapi kalau dilihat dari partai – partai pengusungnya kita menjadi pesimis karna partai ditanah air tercinta ini di isi oleh piguran piguran yg sakti melakukan tipu muslihat, korup dan cacat moral.
    Apa yang bisa kita harap dari pemilu 2014 ini …………………………………………
    Tidak ada yang, pasti Pemilu kali ini hanya akan melahirkan pemimpin2 yg jholim utk itu mari kita buktikan pada tahun 2016 yang akan datang !

  2. IKRAM
    31 Maret 2014 pukul 03:10

    insya allah rhoma irama presiden ri 2014 dari PKB.

  3. IKRAM
    31 Maret 2014 pukul 03:09

    aku sangant setuju bang haji rhoma irama yang agamais.dan ke islaman.

  4. alan R
    14 Maret 2014 pukul 21:52

    Pengaruh Pencapresan Jokowi Bagus untuk Demokrasi

    Andi Saiful Haq, Dirktur Intrans menilai pencapresan Jokowi sebagai capres 2014 akan merubah peta politik Pemilu tahun ini secara drastis.

    Menurut Andi, sejumlah partai terancam gagal meloloskan kadernya ke parlemen. Hal ini karna PDI Perjuangan mengusung Joko Widodo sebagai capres.

    “Yang menarik sekarang ini hasil pileg setelah Jokowi deklarasi,” kata Andi di Cikini, Jakarta, Jumat (14/3).

    Sebelumnya riset kami prediksi ada 10 partai yang bisa lolos. Sekarang mungkin hanya tujuh,” lanjutnya.

    Partai-partai yang diprediksinya bakal lolos parliamentary threshold dan bisa menduduki kursi DPR RI antara lain PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, PPP, PKB dan Hanura.

    Sedangkan lima partai lainnya diprediksikan tidak akan mampu meraih 3,5 persen suara yang menjadi syarat utama agar bisa lolos.

  5. 14 Maret 2014 pukul 17:34

    A. 1. NO – 2. TO – 3. NA – 4. GO – 5. RO ….. 1. SOEKARNO, 2. SOEHARTO, 3 HABBIBI, 4. GUS DUR, 5. MEGAWATI. . B. 1. NO = SB YDOYONO, 2.
    TO = …………….. WALLAHU ALAM.

  6. bagong
    14 Maret 2014 pukul 16:22

    Aku perkirakan Jokowi sebagai capres dari PDIP bakal kebanjiran suara dari swing voters. Salin itu gubernur yang doyan blusukan itu bisa nyedot suara potensial yang dikuasai partai-partai lain.

    Untungnya lagi, pencapresan Jokowi bakal mendongkrak jumlah pemilih pada pemilu 2014, mungkin dari 35 persen bisa turun jadi 25 prosen.

  7. Ajadeh
    27 Februari 2014 pukul 01:41

    yang jelasnya nama presiden RI itu ujungnya harus huruf “O”, lain tidak, kecuali wakil boleh A sampai Z.

  8. sugandino
    11 Februari 2014 pukul 20:09

    gue pilih oma irama ae, biar masyarakate dangdutan kabeh n diridoi poligami = banyak istri banyak anak =banyak anak banyak cedutan n banyak rejeki eeeeee, mantap deh bagi para lelaki

  9. ANDI INDRA MUHAMMAD JIBRIL
    12 Januari 2014 pukul 18:28

    KALO AKU, PRABOWO AJA LHA,

  10. Indra jecovox
    12 Januari 2014 pukul 18:24

    Kalo aku JK aja deh

  11. helon kudadiri
    28 Oktober 2013 pukul 22:17

    milih gak milih tetep aja gak ngaruh.. rakrat miskin ttp miskin, tdk pernah di penulikan rakrat miskin, ttp kuli dinegri sendiri.. Amerika juga yg ngeruk dan nikmati hasil alam indonesia. Batu bara di kalimantan, freeport dipapua, chevron sluruh indonesia, medco di aceh, exxon mobil di aceh dsluruh indonesia, dan masih byk lagi di sluruh indonesia aset amerika.dan selain itu pejabat semua rata2 korumsi tdk ada yg bersih jd org kaya mkin kaya, mau jd pns di bidang apa pun jd aparat jg hrs pakai uang jd ngk tau jd apa nnt indonesia ini, jangan2 di jajah lg indonesia ini gara2 ulah pemerintah. Jd gapain milih, lbh baik golput deh…

  12. Andi muhammad
    22 September 2013 pukul 17:20

    Menurut z,yg pantas menjadi capres RI utl memimpin NKRI adlh :
    Muh.JK-Prabowo.
    Mereka sma2 memiliki latar belakang pemimpin,MJK dlm bidang ekonomi dan penggagas perdamaian dgn lbh cepat lbh baik walau terkesan terburu2 bkan berarti tdk bijaksana,sdgkan prabowo ahli dlm bidang militer dan mampu bernegosiasi dan mendekatkan diri dgn masyrakat,selain itu beliau jg ada hubgn dgn kluarga cendana.

  13. adie panggaw
    26 Agustus 2013 pukul 11:18

    Massa 200 ribu orang memilih jokowi dan jusuf kalla sebagai capres dan wacapres 2014 jujur, baik, beriman yang d utamakan… Revolusi terhenti juga….jangan pilih yang lain

  14. adie panggaw
    26 Agustus 2013 pukul 11:12

    jokowi dan jusuf kalla capres dan wacapres no politik
    jangan pilih kalau bukan ini……. kalau yang lain mending jd presisen sendiri d rumah

  15. Mathias M.
    2 Agustus 2013 pukul 15:11

    Saudara-saudara se-tanah air indonesia tercinta. Momen bursa pencalonan capres/cawapres RI 2014-2019 yang berlangsung ke- ketiga kalinya di era demokrasi ini, secara pribadi selaku warga negara indonesia yang berhak memilih dan dipilih, berketetapan hati utk ikut mencalonkan diri selaku capres dan cawapres RI 2014-2019.

    Hal ini merupakan upaya pribadadi saya, agar pemilihan calon kepala negara kali ini tidak ada celahnya, dalam arti semua suku bangsa indonesia mengikuti pesta demokrasi ini dengan tanpa perbedaan mayoritas dan minoritas, tanpa perbedaan rasisme.

    Dan terlebih selaku bangsa indonesia asal papua ras melainesia, mengharapkan papua yang selama ini menjadi konsumsi politik dengan tema2 pelanggaran HAM di masyarakat dunia internaonal dapat di redam dan papua tetap menjadi bagian yang mutlak dalam wil. NKRI.

    Dengan penuh sadar, saya tidak akan mampu bersaing secara material dengan saudara2 kandidat capres dan cawapres RI lainnya, namun dari sisi politis saya yakin dan percaya menjadi perekat bagi keutuhan wilayah NKRI utk terus dipertahankan sampai ke.anak-cucu.

    Pemberian anggaran yang lebih besar bagaimanapun juga oleh pem. pusat dari tahun ke tahun melalui otsus tidak akan mampu menguburkan keinginan orang papua untuk merdeka, melepaskan diri dari NKRI karena orang papua yakin bahwa biaya besar apapun yang diberikan pemerintah pusat, itu merupakan haknya karena uang itu berasal dari tambang, minyak, gas dll yang merupakan hak-miliknya sendiri turun-temurun.

    Hal yang di yakini mampu menghilangkan semua perbedaan yang ada, adalah pengakuan persamaan kedudukan harkat dan martabat sebagai manusia yang sama dihadapan Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan moment yg tepat utk meyakinkan masyarakat dunia, adalah mengikut-sertakankan salah satu putra-putri papua pada pilpres kali ini.

    Mohon dengan hormat tanggapan teman-teman, setanah air indonesia. Terima kasih. Salam sejahtera. Wassalam.

  16. Mathias M.
    2 Agustus 2013 pukul 13:56

    Saudara2 pembaca yang budiman, salam sejahtera, Assalam wr. wb.

    Dengan segala kerendahan hati, mohon saran dan pendapat thp pencalonan capres dan cawapres RI, yg sdh berlangsung secara demokratis utk ke-tiga kalinya utk periode 2014-2019.

    Saya sendiri menilai tidak mencerminkan ke bhinekaan tunggal ika indonesia. Oleh karena suku bangsa papua tidak terwakil, padahal daerah ini penuh konflik dan menjadi sorotan pelanggaran HAM dari dunia internasional.

    Diramalkan apabila tidak ada terobosan berarti yang meyakinkan dunia internasional maka papua dipastikan mengikuti saudara bungsunya Timor Leste utk melepaskan diri dari NKRI.

    Dengan dasar pemikiran demikian yang di landasi rasa kebangsaan dan nasionalisme indonesia yang tinggi, saya bermaksud kalau masih ada peluang dalam bursa pencalonan capres dan cawapres RI, saya ingin menjadi salah satu peserta bursa capres dan cawapres RI 2014-2019, mewakili suku bangsa papua melainesia dengan bermodalkan tameng politis.

    Walaupun dipastikan, tidak akan berhasil, karena suku bangsa papua tidak banyak berkorban dalamg perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Ada jawaban juga terhadap pertanyaan tapuk pimpinan nasional sdh terwakili putra-putri di indonesia bagian barat dan indonesia bagian timur, kapan tampuk kepemimpinan nasional indonesia ini dipercayakan kepada putra-putri di ufuk timur indonesia.

    Terima kasih. Salam sejahtera bagi kita sekalian. Wassalam.

Comment pages
  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 372 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: