About these ads
Beranda > Berita Terbaru > VOTE Calon Presiden (Capres) Indonesia 2014 – 2019

VOTE Calon Presiden (Capres) Indonesia 2014 – 2019

Indonesia 2014Pesta demokrasi memilih langsung Presiden dan Wakil Presiden untuk masa jabatan 2014 – 2019 akan digelar pada tahun 2014.

Jika seandainya deretan figur-figur berikut layak dijadikan calon presiden oleh partai pengusungnya, siapakah pemimpin idaman yang pantas duduk sebagai orang nomor satu Indonesia?

Bagi Anda yang telah melek teknologi dan ingin melihat perubahan signifikan pada negara tercinta ini, silakan vote capres yang paling pas untuk Indonesia mendatang.

Caranya adalah dengan mengklik "VOTE" pada tabel dibawah, atau jika ingin melihat hasilnya, klik "View Results".

Kemungkinan-kemungkinan figur calon presiden Republik Indonesia mendatang:

Aburizal Bakrie – Ketua Umum Partai Golkar
Ani Yudhoyono- Ibu Negara Indonesia
Anies Baswedan – Rektor Universitas Paramadina
Dahlan Iskan – Menteri Badan Usaha Milik Negara
Djoko Suyanto – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
Endriartono Sutarto – Mantan Panglima TNI
Farhat Abbas – Pengacara
Hamengkubuwana X
Hatta Rajasa – Menteri Koordinator bidang Perekonomian
Irman Gusman – Senator dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah
Joko Widodo – Gubernur DKI Jakarta
Jusuf Kalla – Mantan Wakil Presiden
Megawati Sukarnoputri – Mantan Presiden
Mohammad Mahfud – Ketua Umum Mahkamah Konstitusi
Prabowo Subianto – Kandidat Wakil Presiden 2009
Pramono Edhie Wibowo – Panglima Angkatan Darat
Rhoma Irama – Musisi Dangdut dan Aktor
Sri Mulyani Indrawati – Direktur Pelaksana Bank Dunia, Mantan Menteri Keuangan
Surya Paloh
Sutiyoso – Mantan Gubernur DKI Jakarta
Wiranto – Mantan Panglima TNI, Calon Presiden 2004, dan Calon Wakil Presiden 2009

Hasil Poling pada Beberapa Lembaga Survei di Indonesia:

Lembaga Survei Jakarta (LSJ) 9-15 Februari 2013 – Hasil: Jokowi 18,1%, Prabowo Subianto (10,9%) dan Wiranto (9,8%).

Pusat Data Bersatu (PDB) 3-18 Januari 2013 Joko Widodo 21,2 %, Prabowo Subianto 17,1 %., dan Megawati 11,5 persen

Opinion Leaders Lembaga Survei Indonesia (OLLSI ) Oktober 2012 Skala (0 – 100): Jusuf Kalla 79, Mahfud MD 76, dan Sri Mulyani Indrawati 71.

Lembaga Survei Nasional (LSN) 10–20 Juni 2012 – Hasil: Megawati Soekarnoputri 18.0%, Prabowo Subianto 17.4%, dan Aburizal Bakrie 17.1%.

Lembaga Survei Indonesia (LSI) 2-11 Juni 2012 - Hasil: Megawati Soekarnoputri 18.3%, Prabowo Subianto 18.0%, dan Aburizal Bakrie 17.5%.

Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) 14–24 Mei 2012 – Hasil: Prabowo Subianto 25.8%, Megawati Soekarnoputri 22.4%, dan Jusuf Kalla 14.9%.

Asia Pacific Association of Political Consultant (APAPC) April 2012 – Hasil: Aburizal Bakrie 22.0%, Prabowo Subianto 20.0%, dan Hamengkubuwana X11.0%.

Asia Pacific Association of Political Consultant (APAPC) Maret 2012 – Hasil: Prabowo Subianto 20.0%, Aburizal Bakrie 18.0%, dan Hamengkubuwana X 11.0%.

Lembaga Survei Indonesia (LSI) 1–12 Feb, 2012 – Hasil: Megawati Soekarnoputri 22.2%, Prabowo Subianto 16.8%, dan Aburizal Bakrie 10.9%.

Center for Policy Studies and Strategic Development (Puskaptis) 22 Jan-2 Feb 2012 – Hasil: Prabowo Subianto 16.4%, Hatta Rajasa 14,6%, dan Aburizal Bakrie 13.5%.

Survei Reform Institute Oktober 2011 – Hasil: Aburizal Bakrie 13.58%, Prabowo Subianto 8.46%, dan Jusuf Kalla 7.06 %.

Jaringan Suara Indonesia (JSI), 10–15 Okt 2011 – Hasil: Megawati Soekarnoputri 19,6%, Prabowo Subianto 10,8%, dan Aburizal Bakrie 8,9%.

Survei 3-8 Oktober 2011 oleh Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) dengan hasil Prabowo Subianto 28%, Mahfud MD 10.6%, dan Sri Mulyani Indrawati 7.4%.

About these ads
  1. R Muzrony
    13 Februari 2014 pukul 15:30 | #1

    jgn pda ribut mzlah capres..yg pnting indo punya kmjuan dan g bnyak org nganggur sperti sekrg…contoh alm p’harto walaupun korupsi tpi demi msyarktnya…g seprti skrg…..kbnyakn nggur….. rory ingin berubah

  2. masdar
    14 Agustus 2013 pukul 21:34 | #2

    belum tahun 2014 udah pada ribut membicarakan calon presiden lebay semua……

  3. fanz
    3 Agustus 2013 pukul 01:17 | #3

    FSI: Prabowo Unggul

    Menurut hasil survei dari Focus Survey Indonesia (FSI) antara 10-28 Juli 2013, kandidat terkuat pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 adalah Prabowo Subianto.

    Dalam konferensi pers, Direktur FSI, Nelly Rosa Juliana, menjelaskan jika Pilpres dilaksanakan Juli lalu maka Prabowo kemungkinan besar jadi Presiden, dengan perolehan suara 27,4 persen.

    Posisi kedua , Megawati dengan 12,7 persen, dan ketiga Jokowi dengan 11,3 persen.

    “Masyarakat menginginkan pimpinan yang tidak peragu, tegas, pemberani dan tidak mengeluh. Hasil survei juga menyebutkan Prabowo berhasil membawa Partai Gerindra menjadi partai yang konsisten memperjuangkan rakyat dan bersih dari korupsi,” ujar Nelly di Cikini, Jumat (2/8) malam.

  4. silvy amanda nafanie
    28 Maret 2013 pukul 10:23 | #4

    jokowi lebih pntas jadi capres bukan ibu mega

  5. silvy amanda nafanie
    28 Maret 2013 pukul 10:15 | #5

    Joko :
    Sayang sekali Jokowi kagak dapet restu PDI P bwt maju jd capres. Katanya disuruh perbaiki jakarta dulu

  6. Cawapres2014
    18 Maret 2013 pukul 01:19 | #6

    Jokowi Cawapres Primadona

    Joko Widodo Gubernur DKI Jakarta, diisukan bakal meramaikan bursa Pilpres 2014. Dalam surveri terakahir LSI, namanya keluar sebagai calon wakil presiden paling diminati.

    “Pada Pilpres 2014 nanti, Jokowi jadi cawapres primadona,” kata Adjie Alfarabi, di Kantor LSI, Jakarta, Minggu (17/3/2013).

    Adjie mengatakan nama Jokowi muncul karna mantan Wali Kota Solo itu dinilai kurang kuat bersaing dengan Megawati Soekarnoputri untuk maju sebagai capres dari PDI Perjuangan. Megawati masih diperkirakan menjadi calon presiden terkuat di partai banteng moncong putih.

    “Jokowi belum dijadikan kandidat kuat bursa capres dari PDIP,” ungkap Adjie.

    Namun, lanjut Adjie, Jokowi sudah punya ketenaran dan elektabilitas tersendiri. “Jika ada partai yang bisa menang dengan 20 persen suara pada pemilu, maka partai tersebut akan leluasa memilih cawapresnya. Dan jika Jokowi tidak keberatan, maka bisa menjadi pilihan terbaik,” jelasnya.

    Berikut ini hasil survei Cawapres favorit LSI Network yang dihelat pada 1-8 Maret 2013 dengan 1.200 responden.

    1. Joko Widodo 35,2 persen
    2. Jusuf Kalla 21,2 persen
    3. Hatta Rajasa 17,1 persen
    4. Mahfud MD 15,1 persen
    5. Suryadharma Ali 2,9 persen
    6. Muhaimin Iskandar 2,2 persen
    7. Anis Matta 1,9 persen
    8. Lainnya 2,1 persen
    9. Belum memutuskan 2,3 persen.

  7. capres 2014
    5 Maret 2013 pukul 18:50 | #7

    Joko Widodo Bisa Jadi Presiden RI Satu Periode

    Joko Widodo diperkirakan bisa duduk jadi presiden RI apabila mencalonkan diri pada tahun 2014 depan. Namun, ia pun cuma mampu bertahan dalam satu periode saja.

    “Jokowi hanya akan menjadi Presiden RI bila maju mencalonkan pada pilpres 2014, setelah itu momentum akan berpindah pada figur baru,” kata Board of Advisor CSIS (centre for strategic and international studies), Jeffrie Geovanie di Jakarta, Selasa(5/3/2013).

    Jeffrie pun mencontohkan pada 2004, SBY terpilih, karna pada saat itulah momentumnya dan ketika 2009, SBY terpilih lagi karena dianggap berhasil memimpin di periode sebelumnya. Sedangkan Wiranto, menurutnya, memiliki peluang besar jika dia ikut nyapres disaat menjelang kejatuhan Presiden Soeharto. Namun, setelah itu momentum bagi Wiranto pun terlewati.

    “Begitu juga dengan Amien Rais ketika diminta untuk maju melalui poros tengah diawal reformasi,” kata Jeffrie.

    Menurut Jeffrie, kemenangan dalam pemilihan adalah upaya cerdas dalam memanfaatkan momentum, yakni fenomena perilaku pemilih yang akan memilih calon yang dipilih oleh suara mayoritas (misal berdasar hasil survei).

    Kecenderungan pilihan lanjut Jeffrie akan diperkuat lagi dengan adanya dukungan informasi positif kandidat tersebut dari berbagai media cetak ataupun elektronik dan juga dari mulut ke mulut.

    “Fenomena Jokowi untuk Pilpres 2014, bisa dijelaskan dengan konsep di atas, kata Jeffrie Geovanie.

  8. Megawati-Jokowi
    24 Februari 2013 pukul 03:51 | #8

    Kemungkinan Megawati-Jokowi

    Seiring dekatnya Pemilu 2014, ada kemungkinan PDI Perjuangan akan mengusung Megawati dan Joko Widodo sebagai calon presiden dan wakil presiden.

    Menurut seorang anggota DPR dari PDI Perjuangan Riupka Tjitaning, mengatakan bahwa pencalonan tanpa koalisi dengan partai lain ini dapat saja terjadi. Hal ini dikarnakan hasil beberapa lembaga survei nasional dan daerah yang memberikan kepercayaan publik pada Jokowi cukup tinggi bahkan sempat mengalahkan calon presiden Golkar, Abu Rizal Bakrie.

    “Mega masih kuat, Jokowi juga kuat, kita pasangkan mereka, jadi menang tanpa koalisi,” kata Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning di Jakarta, Sabtu (23/2/2013) malam.

    Adalah suatu kewajaran jika ditemukan harapan masyarakat yang menyatakan Jokowi sebenarnya mampu menjalankan tugas RI 1 pada masa mendatang, ucap Ribka.

    Namun untuk mencalonkan Jokowi menjadi presiden butuh ada pertimbangan seperti musyawarah ranting hingga Rapimnas dalam tubuh PDIP. “Kalau dari struktur, termasuk saya masih meminta Megawati untuk naik, tapi segala kemungkinan nanti bisa berubah,” tuntasnya.

  9. Joko
    12 Februari 2013 pukul 07:06 | #9

    Sayang sekali Jokowi kagak dapet restu PDI P bwt maju jd capres. Katanya disuruh perbaiki jakarta dulu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 260 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: