Beranda > Sports > Kami Tim yang Ofensif, kata pelatih Argentina Sabella

Kami Tim yang Ofensif, kata pelatih Argentina Sabella


Alejandro Sabella menilai Argentina merupakan tim yang ofensif dan ia merasa puas dengan performa timnya sepanjang fase penyisihan grup.

Namun ia juga meminta anak buahnya agar meningkatkan pertahanannya dimana mereka akan menghadapi Swiss di babak 16 besar nanti.

Sejauh ini Argentina telah kebobolan tiga kali dan telah mencetak enam gol dari tiga pertandingan pertama mereka di Piala Dunia Brazil.

La Albiceleste meraih sempurna, memenangkan tiga laga tersebut. Diawali dengan mengalahkan Bosnia 2-1, disusul 1-0 pada Iran, dan terakhir menang 3-2 atas Nigeria.

Dengan meraih sembilan poin, Argentina tampil sebagai juara grup. Meski demikian, satu hal yang menjadi kekhawatiran Sabela yakni prihal buruknya lini pertahanan mereka.

Usai Messi mengantarkan Argentina unggul di menit ketiga, pertahanan mereka langsung kebobolan dengan jarak satu menit kemudian. Nigeria membalasnya melalui Ahmed Musa.

Hal serupa terjadi pada saat Messi mencetak gol keduanya di masa injury time, sekali lagi si Musa berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di awal paruh kedua.

Untung saja Argentina bisa bertahan disaat Marcos Rojo mencetak gol ketiga dan sekaligus jadi penentu raihan tiga poin.

Di fase 16 besar, tingkat persaingan pun dipastikan bakal makin ketat. Untuk itu Argentina mesti memperhatikan juga sisi defense mereka jika ingin terus melaju ke babak berikutnya.

16 Besar: Swiss Tanpa Beban Hadapi Argentina

"Kami adalah sebuah tim yang ofensif dan akan ada beberapa masalah mengenai pertahanan," ucap Sabella kepada Sportsmole. "Jika Anda membuat banyak kesalahan seperti itu di babak 16 Besar maka Anda akan dilibas lawan."

"Lini pertahanan sedang mengupayakan perbaikan dan butuh kerja keras. Tapi kami harus belajar banyak hal pada bagaimana cara meningkatkan hal tersebut," tambahnya.

"Tapi saya senang dengan babak penyisihan yang sudah kami jalani sejauh ini, tapi kami harus meningkatkan iri," tutup pelatih usia 59 tahun itu.

Baca juga fase 16 besar: Brazil v Chile, Belanda vs Meksiko, Kolombia v Uruguay, Kosta Rika vs Yunani, Prancis vs Nigeria, dan Argentina vs Swiss.

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: