Beranda > Berita Terbaru > Malala, Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Termuda Dunia!

Malala, Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Termuda Dunia!

Pemenang Nobel perdamaianMalala Yousafzai, seorang siswi kelahiran Pakistan memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian tahun 2014 ini.

Namanya mulai naik daun sejak dua tahun lalu setelah terluka dalam serangan Taliban. Ia pun dihormati karena karyanya mempromosikan pendidikan untuk anak perempuan di seluruh dunia.

Demikian alasan yang diberikan oleh komite Nobel.

Malala tertembak di kepala dan lehernya oleh seorang anggota Taliban saat ia naik bus dari sekolah di Swat Pakistan pada 2012.

Saat itu usia Malama hanya 15 tahun, dan gadis ini juga dikenal sudah mulai vokal prihal hak-hak perempuan dalam meraih pendidikan.

Dalam kondisi tidak sadarkan diri, Malala dibawa ke rumah sakit di Birmingham Inggris untuk pengobatan dan pemulihan. Setelah sembuh, ia pun melanjutkan studinya di sana.

Pada tanggal 10 Oktober 2014, Malala dianugrahi Hadiah Nobel Perdamaian dan ia berbagi hadiah dengan seorang aktivis hak-hak anak bernama Kailash Satyarthi (60 tahun) dari India.

Kini usianya menginjak 17 tahun, sebagai peraih hadiah nobel termuda sepanjang zaman dan bergabung dengan barisan tokoh lain seperti Barack Obama, Martin Luther King, Nelson Mandela dan Bunda Teresa.

"Tidak banyak orang di dunia ini, pada kenyataannya tidak ada orang yang seberani Malala," kata Badrai Khan, seorang mahasiswa 19 tahun dari Swat, tetangga Malala.

"Penghargaan ini merupakan prestasi bagi semua siswa perempuan Pakistan," katanya.

"Besok ketika saya pergi ke sekolah, saya akan menjadi gadis yang lebih percaya diri dan berbeda, berkat Malala dan penghargaan ini," tambah Khan.

Sementara itu Kailash Satyarthi dari Asia Selatan berbagi hadiah dengan Malala karna telah memperjuangkan hak-hak anak-anak.

"Ketika berbicara tentang hak-hak anak di India, nama pertama yang muncul di pikiran adalah Kailash," kata Mohit Raj, pendiri sebuah organisasi hak azazi anak.

"Kemenangannya adalah inspirasi bagi kita semua untuk bekerja memperjuangkan hak-hak anak di India dengan gigih dan semangat untuk membawa perubahan sosial yang positif."

"Meskipun berusia muda, Malala Yousafzay telah berjuang selama beberapa tahun untuk hak perempuan untuk mendapatkan pendidikan, dan telah menunjukkan dengan contoh bahwa anak-anak dan remaja, juga dapat memberikan kontribusi untuk meningkatkan situasi mereka sendiri," kata komite Nobel dalam pengumumannya.

"Perjuangan yang dilakukan dalam situasi yang paling berbahaya. Melalui perjuangan heroik dia telah menjadi juru bicara terkemuka hak perempuan untuk pendidikan."

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: